Bansos Pemerintah Pusat Diprioritaskan untuk Warga Belum Terdata

Felldy Aslya Utama
Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan pemberian bantuan sosial (bansos) bagi 1,2 juta kepala keluarga di Jakarta yang terdampak penanganan wabah corona sebagai jaring pengaman sosial. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bansos tersebut diprioritaskan untuk masyarakat yang belum masuk daftar terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Hal itu dilakukan karena banyak keluarga yang tiba-tiba membutuhkan karena kehilangan pekerjaan serta penghasilan selama penanganan wabah corona. Di samping itu, masyarakat yang masuk DTKS telah menerima bantuan rutin seperti Program Keluarga Harapan, Program Sembako, dan bantuan pemerintah provinsi.

"Masyarakat yang tidak masuk DTKS harus mendapat perhatian karena banyak mereka yang tidak miskin awalnya tiba-tiba menjadi miskin. Mereka hanya memiliki peluang sedikit untuk mendapatkan bantuan," katanya di Jakarta, Jumat (1/5/2020).

Oleh sebab itu Muhadjir mendorong pengurus RT dan RW setempat mendata warganya yang masuk kategori membutuhkan karena penanganan corona. Menurutnya harus ada verifikasi data yang ketat supaya mereka yang masuk daftar baru bisa dipastikan masyarakat yang terdampak.

Selain itu untuk menghindari tumpang tindih data antara penerima bansos dari provinsi dan pemerintah pusat. Muhadjir juga memastikan persediaan logistik untuk penyaluran bansos di Jakarta aman.

"Persoalan data nanti akan dibenahi," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Periksa Muhadjir Effendy, KPK Dalami Kuota Haji Tambahan 2022

Nasional
6 hari lalu

Muhadjir Effendy Tiba di KPK, Diperiksa terkait Kasus Kuota Haji

Nasional
6 hari lalu

Ini Alasan KPK Panggil Muhadjir Effendy terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Nasional
6 hari lalu

Muhadjir Effendy Dipanggil KPK terkait Kasus Kuota Haji, Minta Dijadwal Ulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal