Anggaran 2021 DKI Diprioritaskan Tangani Banjir, Dampaknya Dirasakan 2 Tahun Lagi

Bima Setiyadi
Ilustrasi, antisipasi banjir dengan pengerukan sampah bercampur lumpur di Banjir Kanal Barat (BKB). (Foto: Antara).

Dia menuturkan, dampak pengurangan banjir baru bisa dirasakan paling cepat dua hingga tiga tahun lagi. Pemprov DKI diminta aktif memberikan infromasi secara terbuka mengenai kondisi hujan agar mereka bisa mengantisipasi banjir.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Banjir ini mengingatkan, anggaran harus difokuskan pada infrastruktur yang dampaknya dapat meningkatkan kapasitas daya tampung air.

Saat ini kapasitas kali atau sungai eksisting yang ada hanya menampung 950 m3 per detik. Sedangkan rata-rata banjir tahunan debit airnya mencapai 2.100-2.650 m3 per detik. Bahkan, awal 2020 mencapai 3.389 m3 per detik.

Menurutnya, Pemprov DKI perlu meningkatkan lahan hijau dan serapan air. Dia meyakini Pemprov sangat mengetahui jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) hanya 9,98 persen, padahal hanya dibutuhkan untuk menyerap air di DKI sebesar 30 persen.

"Mau mengandalkan sumur resapan yang nyatanya baru dibangun 1.772 titik dari 1,8 juta titik yang dibutuhkan. Tentu itu hal yang mustahil untuk menghilangkan genangan dalam 6 jam," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Megapolitan
2 jam lalu

Catat! Gerakan Jaga Jakarta Bersih Digelar Hari Ini, Kerja Bakti Serentak

Megapolitan
1 hari lalu

Pramono Kebut Pembongkaran Monorel di Rasuna Said Jaksel, per Hari Potong 5 Tiang

Megapolitan
4 hari lalu

Jalan DI Pandjaitan Jaktim Banjir, Sejumlah Motor Mogok gegara Terobos Genangan

Megapolitan
4 hari lalu

Rano Karno Minta Dinas Bina Marga DKI Gercep Perbaiki Jalan Rusak: Tak Perlu Disuruh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal