Aksi Teror Bom Surabaya Libatkan Anak-Anak, Ini Langkah Tegas KPAI

Sofyan Firdaus
Komisioner KPAI Retno Listiarti. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam keras tindakan terorisme di Surabaya yang melibatkan anak-anak di bawah umur. KPAI mendesak Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Sosial untuk mendata ulang WNI dari Suriah guna menghindari potensi anak-anak sebagai eksekutor bom.

“Kami terkejut tadi menerima laporan bom di Mapoltabes Surabaya, kebetulan di lokasi ada anak juga. Kemarin di tiga gereja, melibatkan anak juga,” kata Komisioner KPAI Retno Listiarti di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Keprihatinan KPAI semakin dalam saat mengetahui adanya anak yang justru dijadikan pelaku bom oleh orangtuanya. Dari data yang diterima KPAI, kedua orangtua pelaku bom bunuh diri di Surabaya, Dita Supriyanto dan Puji Kuswati merupakan WNI yang baru pulang dari Suriah. KPAI meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mendata ulang terkait track record pelaku, apakah masuk dalam daftar legal atau ilegal.

“Laporannya dari Suriah apakah betul. Harusnya Kemenlu mendata, setelah itu ditampung oleh Kementerian Sosial. Ini butuh pendalaman lebih jauh, apakah dia pulang atas keinginan sendiri atau dideportasi,” ujar dia.

Rencananya, KPAI mendatangi Kemenlu dan Kemensos terkait kepulangan WNI. Termasuk juga berkordinasi dengan polisi untuk membahas fenomena anak sebagai pelaku bom bunuh diri.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Polisi Terapkan 41 One Way hingga 39 Contraflow saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Nasional
3 hari lalu

Bareskrim Segel 2 Tempat Hiburan Malam di Bali, Temukan Peredaran Narkoba

Megapolitan
5 hari lalu

Polisi Ungkap Modus Pemalsu Duit di Bogor, Ngaku Jadi Dukun Pengganda Uang

Nasional
9 hari lalu

Kecelakaan Arus Mudik-Balik Lebaran Menurun, Kapolri: Terima Kasih Masyarakat dan Anggota Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal