Dani mengatakan, ketujuh jenazah kini sudah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diautopsi demi mengetahui penyebab kematian. Menurutnya, mayat-mayat itu diperkirakan masih berusia belasan tahun.
"Kemudian jasad kami kirim ke RS (Polri) Kramat Jati untuk diketahui kira-kira identitas korban seperti apa," ujar dia.
Dia mengatakan pihaknya masih menelusuri informasi ketujuh jenazah diduga terlibat tawuran. Petugas masih memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
"Itu (tawuran) dari salah satu keterangan saksi yang harus kita konfirmasi lagi," kata Dani.