6.000 Orang Mudik dari Terminal Kalideres, Kena PHK dan Tak Kuat Bayar Kontrakan Jadi Alasan

Yan Yusuf
Sindonews
Ilustrasi terminal bus. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Sekitar 6.000 pemudik berangkat dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat sejak penerapan physical distancing untuk mencegah corona. Saat ditanya alasan mudik, sebagian besar menjawab tak memiliki pekerjaan hingga tidak bisa membayar rumah kontrakan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Terminal Bus Kalideres, Revi Zulkarnaen. Menurutnya arus pemudik sudah ada sebelum Jakarta menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Saat ditanya mereka kebanyakan menjawab sudah tidak memiliki pekerjaan sehingga tidak mampu bayar kontrakan," ucap Revi di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Revi menjelaskan pemudik dari Terminal Kalideres kebanyakan menuju kota-kota di Sumatera. Dia mengatakan pendekatan dialog selalu dilakukan kepada para pemudik supaya tak kembali ke kampung halaman.

Apalagi saat ini pemerintah sudah tegas melarang masyarakat untuk mudik. Menurutnya saat diajak dialog sebagian pemudik yang telah memegang tiket tetap berangkat. Sementara sebagian lainnya mengurungkan niat untuk mudik karena bus menuju kampung halamannya tidak beroperasi.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal