Belasan faskes itu, kata dia, terdiri atas rumah sakit swasta seperti Rumah Sakit Siloam, RS Sentra Medika, RS Omni, selebihnya klinik swasta.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi selanjutnya akan segera menentukan fasilitas kesehatan mana saja yang ditunjuk untuk melayani vaksinasi gotong royong di wilayahnya. Saat ini, Pemkab masih terus melakukan pendataan atas pengajuan beberapa fasilitas kesehatan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi meyebutkan sebanyak 102.584 warganya sudah di vaksin. Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat sebanyak 102.584 warga di daerah itu sudah divaksin Covid-19 dosis pertama sejak pelaksanaan vaksinasi massal.
Wakil Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Masrikoh mengatakan 102.584 warga yang telah menerima suntik vaksin dosis pertama itu terdiri atas 10. 969 warga lanjut usia, 11.321 orang tenaga kesehatan, serta 80.294 petugas pelayan publik.
Dari jumlah itu, kata dia, 8.178 warga lanjut usia di antaranya sudah menerima suntik vaksin untuk dosis kedua, begitu juga 9.929 orang katagori tenaga kesehatan."Untuk petugas pelayan publik, dari 80.294 orang penerima dosis pertama, 63.618 orang sudah menerima suntik vaksin dosis kedua," ucapnya.