Zelensky Sebut Jembatan Krimea Harus Diserang karena Jalur Logistik Militer Rusia

Muhammad Fida Ul Haq
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Reuters)

Zelensky menyangkal adanya hubungan antara serangan tersebut dengan penarikan Rusia minggu ini dari kesepakatan yang didukung PBB untuk mengekspor gandum dari pelabuhan Ukraina. Dia mengatakan bahwa Rusia telah menghambat operasi koridor gandum sejak awal.

Sebelumnya, Jembatan Krimea kini sudah kembali beroperasi normal usai ditutup sejak 17 Juli akibat serangan teror. Serangan itu menewaskan dua orang dan melukai satu anak.

Menurut laporan Reuters pada Jumat (21/7/2023), alarm bahaya di sekitar Jembatan Krimea sudah dimatikan. Warga bisa melintas ke jembatan tersebut untuk beraktivitas seperti biasa.

Jembatan yang menghubungkan Rusia dengan Semenanjung Krimea itu sebelumnya diserang. Korban tewas merupakan pasangan suami istri, anaknya berhasil selamat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal