"Tentu saya berterima kasih kepada teman-teman yang menganjurkan sanksi baru. Tapi dari mana orang-orang yang memblokir paket keenam ini mendapatkan kekuasaannya? Mengapa mereka diizinkan berkuasa seperti itu?" tuturnya.
Sementara itu seorang pejabat pemerintah Jerman mengatakan negaranya berharap pembicaraan babak baru sanksi untuk Rusia bisa segera selesai. Namun dia menegaskan isu tersebut tidak akan menjadi bahasan dalam pertemuan para pemimpin Uni Eropa pekan depan.
Dua hari belakangan Zelensky mengungkapkan kekecewaannya melalui pesan video. Sebelum mengecam sikap negara Uni Eropa, dia merespons usulan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger dan artikel The New York Times (NYT). Kissinger, di sela pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, mengsulkan agar Ukraina merelakan wilayah Krimea untuk Rusia demi mengakhiri perang.
Hal serupa disampaikan dalam artikel NYT yang menyebutkan Ukraina harus menerima kenyataan pahit untuk bisa mencapai perdamaian dengan Rusia.
Zelensky mengaitkan dua pandangan itu dengan perjanjian yang disepakati dengan Nazi Jerman pada 1938. Perjanjian itu memberikan wilayah di Cekoslowakia kepada Adolf Hitler demi menghentikan ekspansinya.