“Kita akan lihat apa hasilnya. Jika Rusia juga menolak kesempatan ini, tekanan tambahan akan diperlukan,” katanya.
Zelensky juga mengungkapkan, pemerintah Ukraina bersama AS dan Prancis sebelumnya telah membahas kemungkinan mengadakan pertemuan dengan Rusia di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Namun usulan tersebut tidak mendapat respons positif dari Putin.
“Kami menawarkan Putin untuk bertemu di mana saja, di mana keputusan nyata untuk mengakhiri perang dapat dibuat. Dia tidak menginginkannya,” kata Zelensky.
Menurut dia, pertemuan langsung antara dirinya dan Putin merupakan langkah penting untuk membuka jalan menuju penyelesaian konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun. Namun hingga kini, Kremlin belum menunjukkan kesediaan untuk menerima tawaran dialog tersebut.
Ukraina terus mendorong berbagai inisiatif diplomatik bersama negara-negara Barat guna mengakhiri perang. Sementara itu, hubungan Kiev dan Moskow masih diwarnai ketegangan tinggi di tengah berlanjutnya pertempuran di sejumlah wilayah.