Yahya Sinwar Jadi Pemimpin Politik Hamas yang Baru, Ini Komentar Israel

Anton Suhartono
Israel dibuat terkejut dengan penunjukan Yahya Sinwar seagai kepala biro politik Hamas yang baru (Foto: EPA-EFE)

Begitu perang di Gaza pecah pada 7 Oktober, Perdana Menteri Israel Netanyahu memerintahkan agar semua pemimpin Hamas, baik politik maupun militer, dibunuh.

Di sisi lain, penunjukan Sinwar akan memberi tekanan lebih dalam kepada Netanyahu, khususnya dari warga Israel yang kerabat mereka masih disandera di Gaza.

Mereka berdemonstrasi selama beberapa bulan, mendesak Netanyahu dan militer segera memulangkan para sandera. Mereka juga menuntut digelarnya pemilu segera.

Di saat yang sama, Israel harus menghadapi potensi serangan pembalasan Iran kapan saja terkait pembunuhan Haniyeh. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
2 jam lalu

Momen Nadiem Makarim Menangis di Pelukan Istri usai Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Rp5,6 Triliun

Internasional
4 jam lalu

Partai Koalisi Israel Akan Bubarkan Parlemen, Nasib Netanyahu di Ujung Tanduk

Internasional
4 jam lalu

Uni Emirat Bantah Netanyahu Berkunjung Diam-Diam saat Perang Lawan Iran: Klaim Tak Berdasar!

Internasional
9 jam lalu

Diam-Diam Netanyahu Kunjungi UEA Bertemu Presiden MBZ saat Perang Iran Pecah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal