Yahwa Sinwar Tewas: AS Serukan Akhiri Konflik, Netanyahu Ingin Terus Perang

Anton Suhartono
Israel mengklaim telah membunuh Yahya Sinwar (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Israel mengklaim telah membunuh pemimpin HamasYahya Sinwar dalam serangan di Rafah, Jalur Gaza, pada Kamis (17/10/2024). Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pun menyerukan diakhirinya konflik karena orang yang paling dicari Israel telah terbunuh.

Namun pandangan berbeda disampaikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Dia ingin perang di Gaza terus berlanjut sampai tujuannya tercapai.

Biden mengatakan perkembangan yang terjadi di Gaza membuatnya lebih optimis bahwa gencatan senjata bisa segera tercapai. Sudah saatnya perang berakhir dan para sandera Israel di Gaza segera dibebaskan.

Pernyataan itu disampaikan Biden dalam kunjungannya ke Berlin untuk bertemu Kanselir Jerman, perdana menteri Inggris, dan presiden Prancis.

Dia akan mengirim Menteri Luar Negeri (Menlu) Antony Blinken ke Timur Tengah, termasuk Israel dalam 4 atau 5 hari ke depan. Blinken diharapkan akan berdiskusi dan bekerja sama dengan para mitranya dari Israel mengenai rencana setelah pembunuhan Sinwar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal