Wow! Pejuang Hamas yang Dikerahkan untuk Serang Israel Ternyata Tak Sampai 2.000 Orang

Ahmad Islamy Jamil
Para pejuang Hamas yang dikerahkan untuk menginfiltrasi wilayah Israel dikatakan tidak sampai 5 persen dari total personel yang dimiliki kelompok tersebut. (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id – Pasukan Hamas yang dikerahkan untuk menyerang Israel dalam Operasi Banjir al-Aqsa hanya tidak sampai persen dari jumlah prajurit yang dimiliki kelompok itu. Sementara itu, lebih dari 90 persen disiagakan di Gaza.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu pejabat senior Hamas, Ali Baraka, seperti dilaporkan The Associated Press (AP), Selasa (10/10/2023). Dia mengatakan, Hamas melibatkan hampir 2.000 tentara selama operasi melawan Israel. Adapun 40.000 tentara lainnya dikerahkan di Jalur Gaza. 

Menurut Baraka sekutu terdekat Hamas pun bahkan tidak diberi tahu sebelumnya tentang operasi tersebut.

Operasi Banjir al-Aqsa dipicu oleh serangkaian tindakan pemerintah Israel selama setahun terakhir yang selalu menindas warga Palestina. Tak hanya itu, Israel bahkan berencana membunuh para pemimpin Hamas.

Kelompok Hamas pada Sabtu (7/10/2023) lalu melancarkan Operasi Banjir al-Aqsa. Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini sebagai respons terhadap penyerbuan Masjid al-Aqsa oleh Israel dan meningkatnya kekerasan pemukim Yahudi di Tepi Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal