Wow! Iran Tangkap 21.000 Orang Pasca-Perang Lawan Israel, Sebagian Mata-Mata Mossad

Anton Suhartono
Iran menangkap sekitar 21.000 orang setelah perang melawan Israel pada Juni lalu (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran menangkap sekitar 21.000 orang setelah perang melawan Israel pada Juni lalu. Sebagian dari mereka dituduh menjadi mata-mata atau memberikan informasi tertentu kepada Israel.

Kepolisian Iran menyatakan penangkapan tersebut juga terkait dengan upaya peningkatan kewaspadaan sosial pasca-perang. Banyak warga yang melaporkan aktivitas-aktivitas mencurigakan yang ditindaklanjuti dengan penangkapan.

"Selama periode ini, jumlah panggilan ke polisi meningkat 41persen, menunjukkan peningkatan bantuan dan kesadaran masyarakat dalam melaporkan kasus-kasus mencurigakan," kata Juru Bicara Kepolisian Iran, Montazer Al Mahdi, seperti dikutip oleh dari kantor berita IRNA, Rabu (13/8/2025).

Israel melancarkan serangan ke Iran pada 13 Juni, mengincar fasilitas militer, nuklir, serta para ilmuwan terkemuka. Negara Yahudi tersebut menduh Iran menjalankan aktivitas pembuatan senjata nuklir rahasia, tudingan yang dibantah keras oleh Teheran.

Dalam perkembangannya, Amerika Serikat (AS) ikut-ikutan menyerang Iran pada 22 Juni, mengincar tiga fasilitas nuklir, yakni Fordow, Natanz, dan Isfahan. Padahal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sebelumnya menegaskan, tidak ada bukti bahwa Iran sedang membuat senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Internasional
15 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
2 hari lalu

Bahrain Pecat 3 Anggota Parlemen karena Dianggap Dukung Iran

Internasional
3 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal