WHO Umumkan Darurat Global Virus Korona: 213 Orang Tewas dan 10.000 Terinfeksi

Nathania Riris Michico
Seorang pria yang memakai masker sambil menggunakan teleponnya di dermaga di Hong Kong. (FOTO: DALE DE LA REY / AFP)

Tedros juga mengatakan "tidak ada alasan" untuk memberlakukan larangan perjalanan atau perdagangan internasional yang diumumkan beberapa negara dalam beberapa hari terakhir, seperti suspensi penerbangan, penutupan perbatasan, dan karantina bagi para pelancong yang tampaknya sehat.

Maskapai penerbangan terkemuka termasuk Air France, British Airways, dan Lufthansa menangguhkan dan menghapus layanan penerbangan ke Cina.

Komite Darurat WHO, sebuah badan penasihat para pakar internasional, menyatakan bahwa bukti menunjukkan, membatasi pergerakan orang dan barang selama keadaan darurat kesehatan masyarakat mungkin tidak efektif dan dapat mengalihkan sumber daya dari intervensi lain.

"Lebih jauh, pembatasan dapat mengganggu bantuan yang dibutuhkan dan dukungan teknis, dapat mengganggu bisnis, dan mungkin memiliki efek negatif pada ekonomi negara-negara yang terkena dampak keadaan darurat," kata komite itu.

Namun, komite menambahkan, dalam keadaan tertentu tertentu, langkah-langkah yang batasi pergerakan orang mungkin terbukti berguna sementara, hal ini merujuk pada langkah China mengisolasi jutaan orang.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
23 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

4 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

4 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

4 hari lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal