WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

Muhammad Sukardi
Wabah Ebola menyebar cepat di luar perkiraan. (Foto: X)

Dua pekerja kemanusiaan di Italia utara juga sempat diduga terinfeksi Ebola setelah kembali dari Uganda. Namun hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan keduanya negatif.

Para ilmuwan dari Universitas Oxford kini tengah mengembangkan vaksin untuk varian Bundibugyo, jenis Ebola yang memicu wabah saat ini. Varian tersebut memiliki tingkat kematian hingga 50 persen.

Meski demikian, para peneliti memperkirakan vaksin baru bisa diuji pada manusia dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Artinya, vaksin kemungkinan belum dapat digunakan secara luas dalam waktu dekat.

Gejala Ebola varian Bundibugyo diawali dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan diare. Dalam kondisi berat, pasien dapat mengalami pendarahan internal, gagal organ, hingga meninggal dunia.

Virus Ebola juga diketahui dapat berada dalam tubuh hingga 21 hari sebelum gejala muncul, yang diyakini menjadi masa awal penularan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Timnas Kongo Wajib Isolasi 21 Hari jelang Piala Dunia 2026 akibat Wabah Ebola

2 bulan lalu

Eks Bos WHO Beberkan Fakta Mengkhawatirkan Wabah Ebola 2026, Dunia Harus Waspada!

2 bulan lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

2 hari lalu

Bercak Putih di Gigi Anak Jangan Diabaikan, Bisa Jadi Tanda Awal Karies

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal