WHO Kewalahan Respons Keadaan Darurat yang Makin Banyak, dari Penyakit hingga Bencana

Anton Suhartono
WHO kewalahan merespons semakin banyaknya keadaan darurat penyakit maupun bencana di seluruh dunia (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku kewalahan merespons banyaknya kejadian darurat belakangan ini, dari wabah penyakit hingga bencana. Tahun ini semakin banyak keadaan darurat penyakit yang dilaporkan di seluruh dunia.

Selain Covid-19 yang masih berlangsung dan penyakit lainnya, ada pula bencana alam seperti dampak gempa bumi dan badai atau angin topan.

Ketua komite peninjauan tanggap darurat WHO Walid Ammar mengatakan, kondisi ini membuat kesenjangan pendanaan dan staf yang semakin melebar. Pasalnya tuntutan tugas juga semakin tinggi.

"Program-program kewalahan karena permintaan meningkat dengan semakin banyak dan kompleksnya keadaan darurat," katanya, dalam sidang tahunan Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa, Swiss, Selasa (23/5/2023), seperti dikutip dari Reuters.

Laporan komite tanggap darurat WHO mengungkap, sepanjang Maret saja, badan PBB itu merespons 53 keadaan darurat tingkat tinggi. Selain Covid-19, ada pula wabah kolera dan Marburg di Guinea Khatulistiwa dan Tanzania. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Riwayat Penyakit Putri Thailand Bajrakitiyabha sebelum Meninggal Dunia, Komplikasi Parah!

57 tahun lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

57 tahun lalu

Kemenkes Ingatkan DBD dan ISPA Jadi Ancaman Serius di Kemarau Panjang 2026

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal