Namun, outbreak di MV Hondius memang membuat para ahli lebih waspada karena diduga melibatkan Andes virus, satu-satunya strain Hantavirus yang diketahui dapat menular antarmanusia.
Meski demikian, WHO menekankan penularan Andes virus biasanya hanya terjadi dalam kontak sangat dekat dan berkepanjangan, sehingga berbeda jauh dibanding virus pernapasan seperti Covid-19.
Kasus di kapal pesiar MV Hondius telah dikaitkan dengan beberapa kematian dan sejumlah penumpang yang jatuh sakit setelah perjalanan dari kawasan Amerika Selatan menuju Antartika.
WHO kini bekerja sama dengan berbagai negara untuk melakukan pelacakan kontak internasional terhadap para penumpang kapal.
Para ahli menjelaskan, faktor utama yang membuat Hantavirus sulit menjadi pandemi adalah pola penularannya yang terbatas. Sumber utama infeksi tetap berasal dari hewan pengerat, bukan dari manusia ke manusia secara luas.