WHO: 2,6 Juta Orang Tewas akibat Miras Setiap Tahun, Terbanyak Usia 20-39 Tahun

Anton Suhartono
WHO mengungkap minuman beralkohol membunuh 2,6 juta orang setiap tahun (Foto: Reuters)

Proporsi tertinggi kematian akibat alkohol pada 2019 terjadi pada kelompok usia 20 hingga 39 tahun, yakni menyumbang 13 persen.

Dari seluruh kematian akibat alkohol pada 2019, sekitar 1,6 jutanya disebabkan oleh penyakit tidak menular. Dari jumlah tersebut, 474.000 di antaranya disebabkan penyakit kardiovaskular, 401.000 disebabkan kanker, dan 724.000 disebabkan oleh cedera, termasuk kecelakaan lalu lintas dan perbuatan yang menyakiti diri sendiri.

Penyalahgunaan alkohol juga membuat orang lebih rentan terhadap penyakit menular seperti TBC, HIV, dan pneumonia.

Data WHO juga mengungkap sekitar 209 juta orang hidup dengan ketergantungan alkohol pada 2019 atau sekitar 3,7 persen dari total populasi global. Namun konsumsi alkohol secara keseluruhan tidak merata di seluruh dunia.

Sejauh ini, Eropa menyumbang tingkat tertinggi konsumsi minuman beralkohol per kapita, yaitu sebesar 9,2 liter, diikuti Amerika Serikat (AS) dengan 7,5 liter. Konsumsi terendah terjadi di negara-negara mayoritas Muslim seperti di Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
4 hari lalu

Nyaris Meninggal Dunia akibat Sakit, Marshel Widianto Petik Pelajaran Berharga

Nasional
6 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
6 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Internasional
17 hari lalu

WHO Wanti-Wanti Bencana Nuklir di Tengah Perang AS–Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal