Waswas Perang dengan Iran, Netanyahu: Ketidakpastian Selimuti Israel

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu mengakui negaranya berada dalam bayang-bayang ketidakpastian jika perang terbuka dengan Iran pecah (Foto: AP)

Sebelumnya, pejabat Iran menyatakan Israel akan menjadi target jika AS menggempur wilayah mereka. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran publik Israel, mengingat pengalaman perang 12 hari pada Juni 2025 yang menyebabkan sejumlah kota besar porak-poranda akibat serangan rudal balistik.

Situasi itu menunjukkan kemampuan militer Iran yang dinilai semakin sulit dibendung.

Rapat Keamanan Tertutup

Stasiun televisi Channel 13 melaporkan Netanyahu telah menggelar pertemuan terbatas bersama Menteri Pertahanan Israel Katz, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir, Kepala Mossad David Barnea, dan Kepala Intelijen Militer Shlomi Binder.

Pertemuan itu membahas skenario jika AS menyerang Iran serta kemungkinan pembatasan yang diberlakukan Washington terhadap Tel Aviv pada jam-jam awal konflik.

Israel disebut tengah menyiapkan berbagai opsi, termasuk respons cepat apabila Iran meluncurkan rudal balistik ke Tel Aviv. Dalam skenario tersebut, Israel diyakini akan mendapat lampu hijau dari AS untuk segera melakukan serangan balasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal