Warganya Dikeroyok hingga Tewas oleh Pemukim Yahudi di Tepi Barat, Ini Komentar Deplu AS

Anton Suhartono
Departemen Luar Negeri AS telah mendapat laporan seorang warganya dikeroyok hingga tewas oleh pemukim Yahudi ilegal di Tepi Barat (Foto: AP)

Para aktivis hak asasi manusia (HAM) belakangan ini gencar mendokumentasikan beberapa kejadian para pemukim ilegal di Tepi Barat menggerebek permukiman dan kota-kota Palestina kemudian membakar rumah dan kendaraan.

Polisi Israel seringkali melindungi para pemukim selama serangan itu bahkan menembak warga Palestina yang memberikan perlawanan.

PBB dan organisasi HAM internasional menganggap permukiman Israel di Tepi Barat sebagai pelanggaran hukum internasional.

Pasukan Israel telah membunuh setidaknya sembilan warga AS sejak 2022, termasuk jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh. Namun, tidak satu pun insiden tersebut yang berujung pada tuntutan pidana.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal