Warga Inggris Terpapar Zat Pelumpuh Saraf Novichok Keluar dari RS

Nathania Riris Michico
Charlie Rowley dipulangkan dari Salisbury District Hospital pada 20 Juli 2018 setelah menjalani perawatan akibatr diracun zat kimia pelumpuh saraf Novichok. (Foto: AFP)

"Mereka (penyidik) yakin mereka (tersangka) adalah orang Rusia," tambah sumber itu.

Para penyelidik, dilaporkan PA, yakin Sturgess terpapar setidaknya 10 kali jumlah dari jumlah zat kimia yang menyerang Skripal. Racun itu terdeteksi dalam botol kecil di rumah Rowley.

Saudara Rowley, Matthew, menyebut pria 45 tahun itu mengaku kepadanya bahwa Novichok terkandung dalam botol parfum.

Inggris menuduh Rusia menyerang Skripal, yang merupakan mantan kolonel intelijen militer yang pernah dipenjara karena mengkhianati agen-agen Rusia ke dinas intelijen asing Inggris, MI6.

Dia ditangkap pada 2004 oleh Dinas Keamanan Federal Rusia SSB dan dijatuhi hukuman penjara 13 tahun pada 2006. Lalu dibebaskan pada 2010 melalui pertukaran mata-mata dengan Inggris.

Rusia membantah keterlibatannya dalam serangan Skripal. Hal ini memicu perselisihan yang menyebabkan pengusiran diplomatik antara Inggris dan sekutu-sekutunya dengan Moskow.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
16 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
18 hari lalu

Prabowo Gandeng Inggris Bangun 10 Kampus STEM dan Kedokteran di RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal