Warga China di Ukraina Jadi Sasaran Kemarahan Penduduk Lokal, Diancam hingga Dianiaya

Anton Suhartono
Warga China di Ukraina menjadi sasaran kemarahan penduduk lokal (Foto: Reuters)

Nama China menjadi buruk di mata warga Ukraina beberapa hari setelah Rusia memulai serangan. Pemicunya, China tak mau menggunakan istilah invasi untuk menggambarkan serangan Rusia. Selain itu China menolak sanksi terhadap Rusia.

Sikap permusuhan terhadap warga China juga terjadi setelah ejekan menghina Ukraina ramai di media sosial China pekan lalu.

"Jika ada beberapa perempuan cantik Ukraina kehilangan dan membutuhkan rumah, mungkin saya bisa membantu," kata seorang netizen.

Pengguna lain juga mengatakan Ukraina layak diserang karena memihak Barat. Bahkan ada pula yang merayakan serangan Rusia ke Ukraina dan menyebutnya sebagai contoh heroik. Mereka bahkan berharap kejadian serupa dilakukan China terhadap Taiwan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi dan mitranya dari Ukraina Dmytro Kuleba berbicara melalui sambungan telepon pada Selasa (1/3/2022). Pada kesempatan itu, Kuleba meminta bantuan China untuk membujuk Rusia agar menghentikan serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal