Wapres AS Sebut Perundingan Damai dengan Iran Capai Banyak Kemajuan meski Berujung Gagal

Anton Suhartono
AS dan Iran mencapai banyak kemajuan selama perundingan damai di Pakistan, terlepas dari gagalnya kedua pihak mencapai kesepakatan (Foto: AI)

"Kita benar-benar perlu melihat material nuklir itu keluar dari Iran. Kita ingin mengeluarkan material itu sepenuhnya dari negara tersebut, sehingga AD bisa mengendalikannya. Itu yang utama," kata Vance.

Iran harus setuju untuk menyerahkan uranium yang telah diperkaya serta berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.

"Kita harus mendapatkan komitmen pasti mereka untuk tidak mengembangkan senjata nuklir," ujarnya.

Hal lain, lanjut Hegseth, perundingan damai antara AS dan Iran akan berubah secara drastis jika Teheran tetap menolak untuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Bahkan, kata Hegseth, sikap Iran itu berpeluang menutup peluang untuk perundingan selanjutnya.

"Kami belum melihat pembukaan kembali sepenuhnya. Jadi harapan kami adalah Iran akan terus membuat kemajuan untuk membuka Selat Hormuz," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal