WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) JD Vance menegaskan, kritikan terhadap Israel bukan selalu berarti anti-Semit. Vance mengecam keras tindakan Israel yang terus menggempur Lebanon, merusak upaya damai yang tengah dibangun AS bersama Iran.
"Setiap kritik terhadap keputusan kebijakan Bibi (Benjamin) Netanyahu belum tentu mengarah pada antisemitisme," kata Vance, dalam wawancara dengan BlazeTV, akun YouTube berhaluan konservatif, seperti dilaporkan kembali Anadolu, Jumat (19/6/2026).
Vance menegaskan, Presiden AS Donald Trump menyampaikan pesan yang sangat tegas, yakni berbeda pendapat dengan Netanyahu mengenai bagaimana cara mengakhiri perang melawan Iran.
Seperti diketahui AS dan Israel melakukan serangan gabungan ke Iran pada 28 Ferbruari lalu sebelum Trump mengumumkan gencatan senjata pada 7 April waktu Washington DC.
"Mereka (Israel) adalah mitra yang baik seperti halnya Inggris atau Prancis. (Namun) Bukan berarti bahwa kita akan selalu memiliki kepentingan yang selaras," ujarnya.