Wapres AS JD Vance Kecam Zelensky karena Hina Trump, Lontarkan Kata Bodoh

Anton Suhartono
JD Vance menyebut Ukraina tak akan eksis tanpa kemurahan hati AS (Foto: AP)

Dia menegaskan, menjelek-jelekkan Trump di depan umum tak akan membuat AS mengubah kebijakannya terhadap Ukraina. Bahkan, sikap Zelensky itu bisa menjadi blunder, berdampak negatif bagi Ukraina.

Vance juga merekomendasikan Zelensky untuk merekrut konsultan yang lebih baik. 

Zelensky pada Rabu lalu mengomentari pernyataan pedas Trump bahwa popularitasnya hanya tersisa 4 persen. Dia lalu menantang Trump untuk membuktikan pernyataannya tersebut seraya menyebut tingkat popularitasnya masih tinggi yakni 56 persen. Dengan demikian, jika pilpres Ukraina digelar saat ini, Zelensky yakin akan menang.

Dia juga menuduh Rusia-lah yang membisiki Trump soal popularitasnya yang hanya 4 persen. Oleh karena itu, Zelensky menyebut Trump telah menjadi korban disinformasi Rusia.

Beberapa jam kemudian, Trump membalas pernyataan Zelensky dengan menyebutnya sebagai diktator.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

9 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

10 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

11 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal