"Ini menyedihkan, tercela, tapi pada saat yang sama, saya sampaikan, ajaib, karena dia baik-baik saja," kata Lopez Obrador.
Fernandez de Kirchner merupakan sosok kontroversial di Argentina. Dia menghadapi tuduhan korupsi terkait dugaan pengalihan dana publik saat menjadi presiden antara 2007 dan 2015. Seorang jaksa dalam beberapa pekan terakhir menyerukan hukuman penjara 12 tahun terhadapnya. Fernandez de Kirchner membantah melakukan kesalahan.
Para pendukungnya berunjuk rasa di jalan-jalan serta berkumpul setiap hari di luar kediamannya.
Detik-detik percobaan pembunuhan itu disiarkan melalui stasiun televisi dan bisa disaksikan semua orang. Tayangan itu jelas membuat syok warga.
"Untungnya peluru tidak meletus karena dampaknya bisa jauh lebih buruk," kata Florencia Suera (22), seorang warga Buenos Aires.
Oscar Delupi (64), pekerja di perusahaan kereta api Buenos Aires, menyalahkan perpecahan politik sebagai pemicu kekerasan.
"Ini gila, masyarakat sudah kehilangan kesabaran, pesan kebencian menjadi semakin ganas pada orang-orang yang berpikiran lemah memilih cara gila seperti serangan ini," katanya.