Wali Kota di Filipina Ditembak Mati saat Tidur di Kantornya

Anton Suhartono
Mariano Blanco III (Foto: CNN)

MANILA, iNews.id - Deretan wali kota di Filipina yang dibunuh bertambah. Kali ini, Wali Kota Ronda di Pronvinsi Cebu, Mariano Blanco III, ditembak, Rabu (5/9/2018) dini hari waktu setempat di kantornya. Pelaku diketahui beberapa orang.

Blanco menjadi wali kota ke-16 yang dibunuh sejak pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte.

Pejabat kepolisian setempat, JR Palcon, mengatakan kepada Efe, Blanco dinyatakan meninggal pada pukul 02.25 setelah tiba di rumah sakit.

Palcon melanjutkan, beberapa pria yang tak diketahui identitasnya tiba di Town Hall menggunakan kendaraan sekitar pukul 01.30 lalu masuk kantor wali kota hingga terjadi pembunuhan. Saat itu, Blanco sedang tidur di kantor.

Blanco merupakan salah seorang kepala deaerah yang masuk dalam daftar hitam atas tuduhan terlibat dalam perdagangan narkoba. Pada 2017, pemerintah pusat mencabut kewenangannya sebagai wali kota untuk memegang kepolisian. Namun Blanco membantah terlibat kejahatan narkoba.

Pada Februari lalu, wakil wali kota Ronda yang juga pengacara, Jonah John Ungab, juga ditembak mati. Keponakan Blanco itu baru menghadiri sidang untuk membantu kliennya Kerwin Espinosa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

20 hari lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

22 hari lalu

Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami

25 hari lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal