Wali Kota di Filipina Ditangkap atas Tuduhan Dalangi Pembunuhan Wakilnya

Anton Suhartono
Reynalbert Insular, wali kota South Upi (kanan) ditangkap bersama istrinya (Foto: Facebook)

Sistem pemilihan presiden hingga kepala daerah di Filipina terpisah antara ketua dan wakilnya, tidak satu paket. Oleh karena itu sangat mungkin pasangan yang terpilih, ketua dan wakilnya, berasal dari partai politik atau kelompok berbeda. Kondisi ini bisa memicu perpecahan setelah pemerintahan berjalan. 

Hal ini juga terjadi pada Presiden Ferdinand Marcos Jr dengan wakilnya, Sara Duterte. Setahun berjalan pemerintahan, timbul gejolak atau konflik melibatkan dua keluarga politisi besar itu. Puncaknya Sara mengeluarkan pernyataan yang mengancam akan membunuh Marcos. Beberapa bulan kemudian Sara digulingkan dari kursi wakil presiden melalului pemakzulan di parlemen atas sikapnya itu.  

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 tahun lalu

Pesawat Bawa Tentara AS Jatuh saat Intai Wilayah Muslim Filipina, Semua Tewas

Internasional
1 tahun lalu

Wapres Filipina Sara Duterte Dimakzulkan DPR usai Ancam Bunuh Presiden

Nasional
1 hari lalu

Terungkap! Prabowo Angkut Maung ke KTT ASEAN di Filipina Pakai Airbus A400 M TNI AU

Nasional
2 hari lalu

Presiden Prabowo Tiba di Miangas usai Hadiri KTT ASEAN di Filipina

Nasional
3 hari lalu

Mobil Maung Prabowo Curi Perhatian Warga Filipina, Jadi Spot Foto

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal