Wakil Presiden AS Kamala Harris Memulai Kunjungan Asia Tenggara, Ini yang Dibahas

Anton Suhartono
Kamala Harris akan berkunjung ke Singapura dan Vietnam (Foto: Reuters)

Dalam perjalanan kali ini Harris akan fokus pada bidang kesehatan masyarakat, kemitraan ekonomi, serta keamanan. Selain itu ancaman perubahan iklim, komitmen AS terhadap tatanan internasional berbasis aturan, hak pekerja, hak asasi manusia (HAM), serta isu-isu kawasan termasuk China.

Harris akan berangkat dari Washington DC pada Jumat dan dijadwalkan tiba di Singapura pada Minggu.

Keesokan harinya  akan bertemu Perdana Menteri Lee Hsien Loong untuk membahas berbagai masalah serta hubungan bilateral. Pada sore hari, Harris akan mengunjungi Pangkalan Angkatan Laut Changi dan memberikan sambutan singkat kepada para tentara AS yang berada di kapal perang USS Tulsa.

“Perjalanan Wakil Presiden ke pangkalan akan menggarisbawahi hubungan keamanan yang kuat antara Singapura dan Amerika Serikat. Kemitraan kami dengan Singapura benar-benar merupakan landasan kehadiran keamanan kami di Asia Tenggara,” kata pejabat lainnya.

Pada Selasa dia akan memberikan pidato kebijakan AS, menjelaskan mengapa kemitraan AS penting, terutama di Asia Tenggara dan kawasan Indo-Pasifik, serta menjelaskan visi pemerintahan Biden soal keterlibatan di kawasan.

Dia lalu melanjutkan perjalanan ke Vietnam untuk bertemu dengan para pejabat. Selain itu dia juga memimpin delegasi AS sebagai tuan rumah dalam peluncuran kantor regional Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS untuk Asia Tenggara di Hanoi.

“Mereka akan membahas tanggapan Amerika terhadap pandemi, dan bagaimana kita semua perlu bekerja sama untuk mengakhiri pandemi dan memperkuat keamanan kesehatan global,” kata pejabat itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

2 Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal