Wakil PM Inggris Dominic Raab Mundur gara-gara Kasus Bullying

Anton Suhartono
Dominic Raab (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Wakil Perdana Menteri (PM) Inggris Dominic Raab mengundurkan diri, Jumat (21/4/2023). Dia sedang diselidiki atas laporan bullying terhadap rekan-rekannya.

Raab menjadi menteri senior ketiga pemerintahan Perdana Menteri Rishi Sunak yang mundur atau dipecat dalam 6 bulan terakhir. Ini bisa mengganggu upaya Sunak untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Partai Konservatif selaku penguasa pemerintah. Ironisnya, sejak berkantor di Downing Street pada Oktober 2023, Sunak menjanjikan pemerintahan yang berintegritas.

Dalam surat pengunduran diri kepada Sunak, Raab mengatakan penyelidikan terhadap dirinya akan memberi dampak mengerikan di saat pemerintah sedang berbenah.

"Memiliki efek mengerikan bagi mereka yang mendorong perubahan atas nama pemerintahan Anda, dan pada akhirnya rakyat Inggris", katanya, dalam surat, seperti dilaporkan Reuters.

Penyelidikan selama beberapa bulan terhadap Raab telah mendengar kesaksian beberapa pejabat pemerintah mengenai dugaan perbuatan intimidatif di tiga departemen berbeda. Raab menegaskan dirinya terikat untuk menerima hasil penyelidikan, namun di sisi lain dia akan membela diri.

Laporan yang belum dirilis ke publik menyimpulkan, Raab tidak pernah mengumpat, berteriak, atau mengintimidasi siapa pun secara fisik selama 4,5 tahun, kecuali terkait dengan dua tuduhan lainnya.

Dia juga mempertanyakan standar atau kategori perilaku intimidatif yang rendah sehingga bisa menjadi preseden berbahaya bagi pelaksanaan pemerintahan yang baik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Densus 88: Siswa Lempar Bom Molotov di SMP Kalbar Korban Bully

Nasional
11 hari lalu

Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Pembangunan 10 Kampus Kerja Sama RI-Inggris

Nasional
11 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Progres Kerja Sama Pendidikan RI–Inggris

Nasional
15 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal