Wah! Netanyahu Libatkan Mossad Cegah Kerusuhan Suporter Israel di Luar Negeri

Anton Suhartono
PM Israel Netanyahu memerintahkan badan intelijen Mossad untuk membuat rencana pencegahan guna menghindari kekerasan terhadap suporter di luar negeri (Foto: AP)

Para suporter, lanjut dia, meneriakkan lagu-lagu yang menghina orang Arab dan Gaza, salah satunya, "Tidak ada sekolah di Gaza karena tidak ada lagi anak-anak yang tersisa."

Pengamat politik Israel Ori Goldberg mengatakan kepada Al Jazeera, insiden tersebut menunjukkan bahwa narasi Israel telah menguasai Eropa.

"Fakta bahwa suporter Israel melakukan kerusuhan di Kota Amsterdam, menyanyikan lagu-lagu rasis dan memanjat tembok rumah untuk mencopot bendera Palestina adalah bagian dari kondisi Israel saat ini," ujarnya.

Dalam pernyataan pada Jumat, Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) menyatakan sangat prihatin dengan kekerasan di Amsterdam, khususnya hasutan yang menyedihkan untuk melakukan kekerasan, rasisme anti-Palestina, dan Islamofobia oleh suporter Maccabi Tel Aviv.

PFA meminta mendesak FIFA dan UEFA untuk mengatasi normalisasi retorika genosida, rasis, dan Islamofobia di antara para pendukung sepak bola Israel dan untuk menerapkan langkah-langkah konkret untuk memerangi permusuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

57 tahun lalu

Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal