Waduh! Turki Dilaporkan Beri Ukraina Drone Bayraktar secara Gratis, Apa Kata Rusia?

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan drone tempur Bayraktar buatan Turki yang jadi andalan Ukraina. (Foto: Reuters)

VILNIUS, iNews.idTurki dilaporkan bakal memberikan sejumlah drone tempur Bayraktar buatannya kepada Ukraina secara gratis. Hal itu memungkinkan Lithuania membeli amunisi bagi drone-drone tersebut. 

Menteri Pertahanan Lithuania, Arvydas Anusauskas mengungkapkan, pihaknya telah menghimpun dana yang sedianya dipakai untuk membeli drone Bayraktar bagi Ukraina. Namun, karena Ankara kini sudah setuju memberikan pesawat tak berawak itu secara cuma-cuma kepada Kiev, Lithuania akan menggunakan uang yang sudah terkumpul itu untuk membeli amunisinya saja.

“Ini LUAR BIASA rupanya Turki baru saja menyetujui untuk memberikan Bayraktar yang Lithuania kumpulkan uangnya, !GRATIS!. Luar biasa! Untuk uang yang terkumpul, kami akan membeli amunisi yang dibutuhkan untuk Bayraktar dan sisa uangnya juga akan digunakan untuk dukungan kepada Ukraina,” cuit Anusauskas di Twitter, Kamis (2/6/2022).

Pada Januari, CEO perusahaan teknologi Baykar, Haluk Bayraktar, mengumumkan kontrak untuk menjual kendaraan udara tempur tak berawak Bayraktar TB2 ke 16 negara. September lalu, Kementerian Pertahanan Ukraina dan perusahaan Turki juga menandatangani nota pembangunan pusat bersama untuk pemeliharaan dan modernisasi drone di dekat Kiev.

Pada Maret lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Turki, Yavuz Selim Kiran, pernah menyatakan bahwa Ankara tidak menyumbangkan drone Bayraktar ke Kiev sebagai bantuan. Dia mengklaim drone-drone itu telah dijual Turki ke Ukraina oleh perusahaan swasta.

Rusia mulai meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina sejak 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, operasi itu juga untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran “genosida” oleh rezim Kiev selama delapan tahun terakhir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Bandara Kuwait Diguncang Ledakan Drone Iran, 63 Orang Terluka

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal