Waduh, Konglomerat Rusia Ramai-Ramai Sembunyikan Kekayaan di Bank Swiss

Muhammad Fida Ul Haq
Para konglomerat Rusia banyaj yang mengamankan asetnya di bank Swiss untuk menghindari sanksi internasional.(Foto: Reuters)

Swiss secara berkala mendapat kritik dari Amerika Serikat dan lainnya atas tuduhan bahwa negara tersebut tidak cukup berusaha melacak aset-aset Rusia.

Bank Julius Baer mengatakan bahwa mereka mematuhi semua hukum dan peraturan.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan negaranya tak terpengaruh dengan sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat terkait invasi ke Ukraina. Rusia bisa bertahan, bahkan mendapat keuntungan lebih besar daripada sebelumnya.

Dia mencontohkan cadangan emas Rusia senilai 300 miliar dolar AS atau sekitar Rp4.607,5 triliun yang dibekukan oleh negara-negara Barat sebagai sanksi.

"Kami dapat untung dua kali lipat," ujarnya, dalam Forum Ekonomi Timur yang digelar di kampus Universitas Federal Timur Jauh, Vladivostok, Selasa (12/9/2023).

Dia menambahkan, penyitaan aset milik Rusia di luar negeri yang diperoleh secara legal merupakan tindakan tidak masuk akal. Menurut dia, tak semua aset itu milik pemerintah, melainkan swasta.

“Penyitaan aset yang diperoleh secara sah (di luar negeri), Anda tahu, itu bukan aset saya, itu milik perusahaan, para pengusaha, adalah hal di luar batas,” kata Putin.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
21 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

5 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

5 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

5 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal