Waduh, Interpol Peringatkan Senjata Kiriman Barat ke Ukraina Bisa Dijual di Pasar Gelap

Anton Suhartono
Interpol khawatir senjata-senjata yang dikirim Barat ke Ukraina bisa berakhir di pasar gelap (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id - Interpol khawatir senjata-senjata yang dikirim oleh negara Barat ke Ukraina bisa berakhir di pasar gelap. Senjata-senjata tersebut, ringan maupun berat, bisa jatuh ke tangan penjahat di Eropa.

Sekjen Interpol Jurgen Stock mendesak negara-negara yang memasok peralatan militer ke Ukraina untuk tetap melacak penyalurannya agar sampai ke sasaran.

“Ketersediaan senjata yang luas selama konflik saat ini akan menyebabkan proliferasi senjata terlarang di fase pasca-konflik,” kata Stock, seperti dilaporkan Anadolu.

Dia mengkhawatirkan pencurian senjata tersebut dan jatuh ke tangan penjahat di pasar gelap Uni Eropa karena harga jual senjata lebih lebih tinggi di sana. 

Beberapa negara Eropa, termasuk Prancis dan Jerman, bersama Amerika Serikat, mengirim persenjataan kelas atas, termasuk amunisi artileri, untuk membantu Ukraina melawan pasukan Rusia.

Kekhawatiran soal senjata dari Barat jatuh ke tangan penjahat sudah muncul sejak AS menarik pasukannya dari Afghanistan pada 2021. Banyak senjata dan peralatan militer AS lainnya yang ditinggal setelah 20 tahun perang.

Senjata-senjata berat peninggalan AS itu bisa saja sudah tersedia di pasar gelap.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal