Wabah Virus Korona, Prancis Akan Kirim Pesawat ke Wuhan Jemput Ratusan Warganya

Anton Suhartono
Agnes Buzyn (Foto: AFP)

Setelah tiba di Prancis, meraka harus tinggal di karantina selama 14 hari demi menghindari penyebaran virus.

Prancis merupakan negara Eropa pertama yang melaporkan kasus virus korona. Pada Jumat pekan lalu, Buzyn mengatakan tiga orang warga negara China positif terjangkit virus korona.

Namun sejauh ini ketiga orang itu tak menyebarkan virus ke warga lain. Tidak ada kasus lebih lanjut yang dikonfirmasi sejauh ini.

Soal penolakan pengecekan suhu tubub di bandara, Buzyn menjelaskan, langkah itu memang memberikan kesan aman, namun tidak ada gunanya. Gejala virus korona bisa muncul setelah pengecekan. Jika penumpang meminum obat maka bisa menurunkan suhu tubuh mereka untuk sementara waktu.

"Buktinya adalah bahwa tiga pasien dengan virus korona yang dikonfirmasi di Prancis tidak terdeteksi saat pemindaian suhu. Mereka semua tiba di sini tanpa demam dan baru mengembangkan gejala penyakit di kemudian waktu," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
22 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
22 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
23 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
2 hari lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal