Wabah Covid-19, AS Minta Mahasiswa Asing yang Sepenuhnya Terapkan Kuliah Online untuk Pulang

Anton Suhartono
AS minta mahasiswa asing yangs sepenuhnya terapkan perkuliahan online untuk pulang selama semester musim gugur (Foto:A FP)

ICE menambahkan, Departemen Luar Negeri AS tidak akan mengeluarkan visa untuk mahasiswa yang terdaftar di kampus-kampus dan/atau program-program yang sepenuhnya online untuk masa perkuliahan musim gugur. Hal serupa diterapkan otoritas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan.

Sebagian besar perguruan tinggi dan universitas AS belum mengumumkan rencana perkuliahan di semester musim gugur.

Namun sejumlah kampus sedang mempelajari model pembelajaran hybrid, yakni memadukan online dan tatap muka.

Beberapa lainnya, termasuk Universitas Harvard, menyatakan semua perkuliahan dilakukan secara online. Namun Harvard membolehklan sekitar 40 persen mahasiswanya datang ke kampus.

Data Institut Pendidikan Internasional (IIE) mengungkap saat ini ada lebih dari 1 juta mahasiswa asing di AS untuk tahun akademik 2018-2019. Jumlah mahasiswa asing terbanyak berasal dari China, diikuti oleh India, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Kanada.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal