Vladimir Putin dan Kim Jong Un Saling Berkirim Surat, Ini Isinya

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan). (Foto: Dok.2019)

Menurut Kim, kerja sama strategis dan taktis, serta dukungan dan solidaritas antara kedua negara telah mencapai tingkat yang baru. Korut dan Rusia akan berupaya bersama-sama untuk menggagalkan ancaman dan provokasi dari “pasukan militer yang bermusuhan”. 

KCNA tidak mengungkapkan secara eksplisit kekuatan “musuh” mana yang dimaksud. Akan tetapi, Pyongyang biasanya menggunakan istilah itu untuk merujuk pada Amerika Serikat dan sekutunya.

Kim memperkirakan kerja sama antara Rusia dan Korea Utara akan tumbuh berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada 2019, ketika dia bertemu dengan Putin.

Korea Utara pada bulan Juli mengakui dua negara baru yang memisahkan diri dari Ukraina, yakni Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR). Para pejabat Pyongyang pun berencana mengirimkan para pekerja Korut ke DPR dan LPR untuk membantu pembangunan di dua daerah tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran

57 tahun lalu

Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

AS Bombardir Beberapa Target Iran, Fasilitas Radar hingga Gudang Rudal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal