Virus Korona di Korsel, Pemerintah Seoul Desak agar Pemimpin Gereja Diselidiki

Anton Suhartono
Lee Man Hee meminta maaf kepada rakyat Korsel terkait penyebaran virus korona dari gereja yang dipimpinnya (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Kasus virus korona atau Covid-19 di Korea Selatan hingga Selasa (3/3/2020) pagi mencapai 4.812, tertinggi setelah China.

Selain itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korsel (KCDC) juga mengonfirmasi dua korban meninggal terbaru sehingga bertambah menjadi 28 orang.

Penyebaran virus korona di Korsel tak terlepas dari Shincheonji Church of Jesus yang dipimpin Lee Man Hee.

Sumber penularan merupakan seorang jemaat perempuan berusia 61 tahun yang pada 10 Februari mengeluhkan demam atau gejala virus korona, namun dia menolak menjalani tes medis dengan alasan tak pernah keluar negeri sebelumnya atau berinteraksi dengan penerita.

Sebelum dinyatakan terinfeksi, dia menghadiri setidaknya empat misa di gereja Daegu serta acara lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Momen Presiden Korsel Debat dengan Pejabat, Bela Warganya yang Ditangkap Israel

Internasional
22 jam lalu

Israel Bebaskan 2 Aktivis GSF asal Korea Selatan, Segera Deportasi

Internasional
23 jam lalu

Kesal Warga Korsel Ditangkap Israel, Presiden Lee: Bukankah Netanyahu Buronan ICC?

Internasional
1 hari lalu

Presiden Korsel Murka 2 Warganya Aktivis GSF Ditahan Israel, Ancam Tangkap Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal