Virus Korona: Bisakah Warga Italia Ubah Kebiasaan Nongkrong dan Berciuman demi Cegah Tertular?

Nathania Riris Michico
Restoran di Italia tampak kosong akibat virus korona. (FOTO: REUTERS)

ROMA, iNews.id - Setiap orang yang pernah ke Italia pasti akan mengingat satu hal yang sama: keramaian. Kerumunan orang terlihat, baik di Kapel Sistina di Roma, pantai yang ramai di Sisilia hingga antrean gondola di Venesia.

Namun hari ini Italia terlihat berbeda. Jalanan dan restoran kosong. Bioskop dan museum ditutup. Hanya apotek dan swalayan yang buka dan disesaki pengunjung.

Pemerintah Italia memutuskan menutup wilayah mereka secara nasional untuk menanggulangi penyebaran virus korona. Warga Italia tidak diizinkan berpergian kecuali untuk alasan gawat darurat atau pekerjaan tertentu.

Setiap orang yang terbukti melanggar larangan itu dapat dijatuhi denda atau dipenjara.

"Setiap orang harus mengalah untuk melindungi kesehatan publik," ujar Perdana Menteri Giuseppe Conte, seperti dilaporkan BBC, Rabu (11/3/2020).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selamat! Maarten Paes Resmi Lamar Luna Bijl di Italia: She Said Yes

57 tahun lalu

Aktivis GSF Diculik dan Disiksa, Italia Pertimbangkan Gugat Israel

57 tahun lalu

Terungkap, 3 Pelaku Jambret WN Italia di Bundaran HI Sudah Beraksi 120 Kali!

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Penjambret WN Italia di Bundaran HI Jakpus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal