Virus Corona Varian Baru, WHO Nilai Belum Perlu Keluarkan Peringatan Besar

Anton Suhartono
Mike Ryan (Foto: AFP)

Hanya saja, tegas dia, varian baru ini perlu diwaspadai karena lebih mudah menular.

Sementara itu soal aturan penghentian perjalanan yang diberlakukan banyak negara, khususnya di Eropa, dinilai sudah tepat untuk mencegah risiko penularan.

"Itu bijaksana, tapi penting juga setiap orang menyadari bahwa ini terjadi, varian ini terjadi," ujarnya.

Mutasi virus corona, berdasarkan temuan sejauh ini, jauh lebih lambat dibandingkan dengan influenza. Virus corona varian baru memang lebih menular dibandingkan versi sebelumnya, namun masih jauh dibandingkan penularan penyakit lain seperti gondongan.

Kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan, vaksin Covid-19 yang ada saat ini masih mampu menangani virus corona varian baru, meskipun penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahui kekuatannya.

"Sejauh ini, meskipun kami melihat beberapa perubahan, sejumlah mutasi, tidak ada yang memberi dampak signifikan pada kerentanan virus terhadap terapi, obat-obatan, atau vaksin yang sedang dikembangkan," kata Swaminathan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal