Viral Kisah Karyawan Gen Z Google Kerja Hanya 1 Jam Per Hari, Digaji Rp2,3 Miliar

Ahmad Islamy Jamil
Karyawan yang bekerja di Google dikenal memiliki penghasilan yang tinggi dengan jam kerja yang minim (ilustrasi). (Foto: Istimewa)

Pemuda itu mengatakan, dia memulai minggunya dengan menulis kode untuk sebagian besar tugas yang diberikan oleh perusahaan, sebelum mengirimkannya kepada manajernya. Dengan begitu, dia punya sisa waktu senggang yang panjang untuk minggu itu. 

Lalu bagiamana karyawan Gen Z Google itu menghabiskan hari-harinya? Dia biasanya bangun sekitar pukul 9 pagi untuk mandi dan sarapan sebelum bekerja hingga pukul 11 pagi atau tengah hari. Setelah itu, dia beralih untuk menggarap startup-nya hingga pukul 9 atau 10 malam.

Sebagian orang yang melek informasi mungkin menganggap Devon sebagai salah satu dari ribuan pekerja teknologi yang digaji tanpa melakukan apa-apa. Asumsi itu mungkin tidak sepenuhnya keliru.

Sebanyak 97 persen karyawan Google menyebut raksasa teknologi itu sebagai tempat kerja yang luar biasa. Google memang terkenal dengan sejumlah manfaatnya, mulai dari kampus unik yang dapat dijelajahi dengan sepeda, pusat kebugaran, makanan gratis, hinga gaji yang tinggi.

Sebelum menjadi karyawan Google, Devon tahu bahwa dia tidak akan bekerja dengan keras di sana. Kesimpulan itu dia peroleh berdasarkan pengalamannya saat magang di perusahaan tersebut. 

“Jika saya ingin bekerja dalam jam yang panjang, saya akan bekerja di sebuah startup,” katanya. 

“Sebagian besar orang memilih Google karena keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan serta manfaat yang diberikan. Anda bisa bekerja di Apple, tetapi Apple begitu menarik bagi insinyur perangkat lunak. Mereka bekerja dalam jam yang panjang. Tetapi di Google, sebagian besar orang tahu bahwa apa yang mereka lakukan adalah benar-benar pekerjaan,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IQ Anak Muda Indonesia Menurun, Cinta Laura Soroti Dampak Kecanduan Gadget!

57 tahun lalu

Cinta Laura Ungkap Gen Z Sulit Bersosialisasi, CFD Rasuna Said Bisa Jadi Solusi

57 tahun lalu

AI Coach Jadi Tren Gaya Hidup Sehat Kaum Urban, Terbukti Efektif?

57 tahun lalu

Taiwan Dorong Revolusi Layanan Kesehatan Berbasis AI, Ini yang Dilakukan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal