Viral Kisah Karyawan Gen Z Google Kerja Hanya 1 Jam Per Hari, Digaji Rp2,3 Miliar

Ahmad Islamy Jamil
Karyawan yang bekerja di Google dikenal memiliki penghasilan yang tinggi dengan jam kerja yang minim (ilustrasi). (Foto: Istimewa)

Sebagian orang yang melek informasi mungkin menganggap Devon sebagai salah satu dari ribuan pekerja teknologi yang digaji tanpa melakukan apa-apa. Asumsi itu mungkin tidak sepenuhnya keliru.

Sebanyak 97 persen karyawan Google menyebut raksasa teknologi itu sebagai tempat kerja yang luar biasa. Google memang terkenal dengan sejumlah manfaatnya, mulai dari kampus unik yang dapat dijelajahi dengan sepeda, pusat kebugaran, makanan gratis, hinga gaji yang tinggi.

Sebelum menjadi karyawan Google, Devon tahu bahwa dia tidak akan bekerja dengan keras di sana. Kesimpulan itu dia peroleh berdasarkan pengalamannya saat magang di perusahaan tersebut. 

“Jika saya ingin bekerja dalam jam yang panjang, saya akan bekerja di sebuah startup,” katanya. 

“Sebagian besar orang memilih Google karena keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan serta manfaat yang diberikan. Anda bisa bekerja di Apple, tetapi Apple begitu menarik bagi insinyur perangkat lunak. Mereka bekerja dalam jam yang panjang. Tetapi di Google, sebagian besar orang tahu bahwa apa yang mereka lakukan adalah benar-benar pekerjaan,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Sains
8 jam lalu

Gen Z Harus Kuasai Soft Skill di Era Digital, Ini Alasannya!

Internet
9 hari lalu

Ancaman Siber Makin Nyata, Gen Z Jadi Kunci Cegah Dampaknya

Internet
10 hari lalu

Panggil Google dan Meta, Menkomdigi Pastikan Jaga Keamanan Anak di Ruang Digital

Nasional
10 hari lalu

Meta dan Google Langgar PP Tunas, Menkomdigi Kirim Surat Pemanggilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal