Vietnam Penjarakan 3 Wartawan karena Tuduhan Melawan Negara, AS Pun Bereaksi

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi wartawan sedang melakukan tugas jurnalistik. (Foto: Pixabay)

Partai Komunis Vietnam di bawah kepemimpinan Nguyen Phu Trong semakin menunjukkan sikap keras mereka terhadap perbedaan pendapat menjelang kongres lima tahunannya yang akan diadakan akhir bulan ini.

Hukuman terhadap para wartawan itu juga mendapat kecaman dari Radio Free Asia (RFA), tempat Thuy bekerja sebagai kontributor.

“Hukuman yang keras terhadap Thuy dan dua jurnalis independen lainnya adalah serangan terang-terangan terhadap kebebasan dasar dan mengabaikan kebebasan berekspresi yang diabadikan dalam konstitusi Vietnam,” ujar Presiden RFA, Stephen Yates, dalam sebuah pernyataan, Rabu (6/1/2021).

RFA menyatakan, ada dua kontributor RFA Vietnam lainnya sudah menjalani hukuman penjara di Vietnam. Mereka adalah Truong Duy Nhat yang juga dikenal sebagai blogger dan dijatuhi hukuman 10 tahun Maret lalu, serta; Nguyen Van Hoa, videografer yang dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara pada November 2017.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
3 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
19 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
19 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal