Video Viral Prajurit Ukraina Siksa Tahanan Pasukan Rusia, Begini Komentar PBB

Anton Suhartono
Jubir sekjen PBB Stephan Dujarric menegaskan semua tahanan perang di Ukraina dan tempat lain harus diperlakukan sesuai Konvensi Jenewa (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Beberapa hari belakangan beredar video di media sosial menunjukkan tentara Ukraina menyiksa, bahkan membunuh secara perlahan pasukan Rusia berstatus tahanan perang. Otoritas Rusia sedang menyelidiki kasus tersebut dan segera bertindak.

Stephan Dujarric, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan, semua personel militer yang ditahan di Ukraina atau di tempat lain harus diperlakukan sesuai dengan Konvensi Jenewa.

"Kami belum melihat video itu, tapi pada prinsipnya, penting, agar semua personel militer yang ditahan diperlakukan sesuai dengan Konvensi Jenewa," kata Dujarric, kepada Sputnik, menanggapi pertanyaan soal video viral tersebut.

Alexander Bastrykin, kepala Komite Investigasi Rusia, badan serupa FBI di Amerika Serikat (AS), memerintahkan penyelidikan seputar perlakuan buruk terhadap pasukan Rusia yang ditangkap oleh tentara Ukraina.

Video tersebut menunjukkan tentara Ukraina menembak kaki pasukan Rusia yang sudah ditangkap, kemudian membiarkannya tanpa mendapat bantuan medis menyebabkan darah terus keluar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Benarkah Pacar Sarwendah Si Giorgio Antonio CEO Kaya Raya? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Viral Sarwendah Sibuk Promo Membership di Video Minta Maaf, Netizen Murka! 

57 tahun lalu

Potret Pangeran Abdul Mateen yang Resmi Jadi Menlu Brunei

57 tahun lalu

Cinta Laura Ungkap Gen Z Sulit Bersosialisasi, CFD Rasuna Said Bisa Jadi Solusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal