Video Ungkap Tentara Myanmar Diperintahkan Bunuh Muslim Rohingya

Anton Suhartono
Myo Win Tun memberikan pengakuan dalam video yang dirilis Arakan Army (Foto: AP)

Sementara itu Zaw Naing Tun menceritakan bagaimana unitnya memusnahkan 20 desa Rohingya.

Dia mengatakan sekitar 80 orang tewas, termasuk anak-anak dan orang tua, laki-laki maupun perempuan. Pembunuhan itu dperintahkan komandan batalionnya, Letkol Myo Myint Aung.

Dalam satu insiden, 10 warga desa yang dicurigai tergabung dalam Arakan Rohingya Salvation Army, kelompok pemberontak Rohingya, ditangkap dan diikat, lalu ditembak atas perintah kapten.

Zaw Naing Tun mengatakan dia juga ada di lokasi ketika seorang sersan dan kopral memerkosa tiga perempuan Rohingya, namun Zaw menepis ikut memerkosa.

Dia mengaku ikut menjarah pasar setelah perwira unitnya mengatakan, apa yang diambil menjadi hal milik mereka.

“Kami masuk ke pasar, menghancurkan kunci dan pintu, lalu mengambil uang, emas, pakaian, makanan, dan telepon genggam,” katanya.

Myanmar telah lama menganggap muslim Rohingya bermigrasi secara ilegal dari Bangladesh, meskipun keluarga mereka telah tinggal di negara itu selama beberapa generasi.

Hampir semua etnis Rohingya tak memiliki status kewarganegraan setelah pengajuan mereka ditolak pada 1982. Mereka juga tidak diberi kebebasan bergerak serta hak-hak dasar lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
24 hari lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Tolak Bebaskan Eks Presiden Filipina Duterte

Internasional
25 hari lalu

Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

Internasional
1 bulan lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Internasional
1 bulan lalu

Hemat Energi, Bangladesh Pangkas Jam Kerja hingga Batasi Dekorasi Pernikahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal