Venezuela dan Brasil Ribut, Presiden Maduro: Bolsonaro Adalah Hitler!

Nathania Riris Michico
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto: AFP/AFP)

Pada Jumat, Guaido mengatakan bersedia menjadi presiden setelah para pemimpin oposisi mengatakan masa jabatan kedua Maduro tidak sah karena pemilu 2018 diboikot. Oposisi memboikot pemilu dengan alasan kubu Maduro curang.

Guaido, yang sempat ditahan oleh agen intelijen saat dalam perjalanan ke sebuah demonstrasi politik pada Minggu (13/1/2019), belum menyatakan dirinya sebagai presiden Venezuela.

Brasil dan Venezuela mempertahankan hubungan baik selama lebih dari 10 tahun berkat hubungan persahabatan antara Partai Buruh Brasil dan Partai Sosialis Venezuela.

Namun sejak Bolsonaro—politisi anti-komunis dan pemuji kediktatoran militer Brasil 1964-1985—berkuasa, hubungan kedua negara retak. Terlebih Bolsonaro berjanji akan menargetkan Venezuela layaknya musuh.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Kolombia Petro Tolak Mentah-Mentah Rencana AS Caplok Venezuela

57 tahun lalu

Trump: Setelah Iran, Kuba!

57 tahun lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

57 tahun lalu

Profil Chappell Roan, Diva Pop Nyentrik yang Viral gegara Kontroversi dengan Anak Jorginho

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal