Vaksin Covid AS Tak Mencukupi, Joe Biden Salahkan Donald Trump

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden (kiri) menyalahkan mantan Presiden Donald Trump (kanan) atas buruknya kondisi program vaksinasi Covid di Amerika Serikat. (Foto: AFP)

Sementara Juru bicara Pfizer, Sharon Castillo, mengonfirmasi bahwa perusahaannya dan BioNTech telah mencapai kesepakatan baru dengan Pemerintah AS. “Kami akan memberikan 100 juta dosis pada akhir Maret nanati, total 200 juta dosis pada akhir Mei, dan 300 juta dosis pada akhir Juli,” ungkapnya.

Dengan adanya pesanan vaksin baru itu—di luar pemesanan 400 juta dosis yang sudah dikontrak sebelumnya—Amerika Serikat bakal memungkinkan untuk memvaksinasi total 300 juta orang pada 31 Juli.

Selain itu, penggunaan kandidat vaksin Johnson & Johnson kemungkinan akan disetujui akhir bulan ini. Perusahaan itu pun berharap bisa memasok 100 juta dosis vaksin sekali pakai untuk Amerika Serikat pada pertengahan tahun ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal