“Hasil dan pentingnya uji coba ini bisa menjadi sumber penderitaan mental sangat menyakitkan serta ancaman serius bagi kekuatan-kekuatan yang berusaha memprovokasi konfrontasi militer dengan kita,” kata Kim Jong Un, dikutiup Rabu (28/1/2026).
Meski mengakui pengembangan sistem peluncur roket belum berjalan mulus, Kim mengatakan uji coba tersebut sangat signifikan dalam meningkatkan efektivitas pencegahan strategis.
Foto-foto yang dirilis media pemerintah menunjukkan, Kim dan putrinya, Ju Ae, menyaksikan peluncuran rudal tersebut.
Kim mengkliam, rudal-rudal tersebut mengenai targetnya di perairan, bejarak 358,5 km dari peluncuran.
Rudal-rudal balistik tersebut ditembakkan ke arah Laut Jepang, dua di antaranya mendarat di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang.