Update Hasil Pilpres AS: Trump Menang di 13 Negara Bagian, Biden 11

Anton Suhartono
Donald Trump unggul di lebih banyak negara bagian dibandingkan Joe Biden berdasarkan hasil penghitungan sementara pilpres AS (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Perolehan suara pilpres Amerika Serikat sementara masih mengunggulkan Joe Biden atas Donald Trump dalam perolehan suara elektoral. Namun jumlah negara bagian yang dimenangkan Trump atas Biden lebih banyak.

Berdasarkan hasil penghitungan sementara pilpres dari jaringan media AS, seperti dilaporkan kembali AFP, Kamis (4/11/2020), Trump sejauh ini unggul di 13 negara bagian, di antaranya Indiana, Kentucky, Oklahoma, Tennessee, dan Virginia Barat. Semua negara bagian itu dimenangkannya pada pilpres 2016 saat menghadapi calon dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Sementara itu Joe Biden menang di 11 negara bagian, termasuk tempat tinggalnya di Delaware. Selain itu, New York dan Washington DC juga digengganmnya. Sebagiamana Trump, sejauh ini semua negara bagian yang dimenangkan Biden juga dimenangkan Hillary pada 2016.

Hasil penghitungan pilpres AS sementara memberikan Biden 126 suara elektoral dan Trump 89. Masing-masing capres harus mengumpulkan setidaknya 270 suara elektoral dari total 538.

Berikut perolehan suara elektoral sementara:

1. Donald Trump: Alabama (9), Arkansas (6), Indiana (11), Kentucky (8), Louisiana (8), Mississippi (6), Dakota Utara (3), Oklahoma (7), Carolina Selatan (9), Dakota Selatan (3), Tennessee (11), Virginia Barat (5), Wyoming (3). Total suara elektoral yang didapat Trump 89.

2. Joe Biden: Colorado (9), Connecticut (7), Delaware (3), Washington DC (3), Illinois (20), Maryland (10), Massachusetts (11), New Jersey (14), New York (29), Rhode Island (4), Vermont (3), Virginia (13). Total suara elektoral yang didapat Biden 129.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal