Uni Eropa Kutuk Rencana Netanyahu Rebut 70% Wilayah Gaza

Anton Suhartono
Uni Eropa mengecam keras rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperluas wilayah kekuasaan Israel di Gaza menjadi 70 persen (Grafis: iNews.id/AI)

BRUSSELS, iNews.id - Uni Eropa mengecam keras rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperluas wilayah kekuasaan Israel di Jalur Gaza menjadi 70 persen.

Hadja Lahbib, komisaris manajemen krisis Uni Eropa, memperingatkan ruang kemanusiaan di Gaza "semakin menyusut" karena kendali militer Israel yang meluas. Dampak dari bergesernya garis depan juga mengganggu pengiriman bantuan dan akses warga sipil ke layanan penting.

“Ruang kemanusiaan Gaza semakin menyusut,” tulis Lahbib, di media sosial X, dikutip Sabtu (30/5/2026). 

“Seiring meluasnya kendali militer Israel, garis yang bergeser menghambat pekerja bantuan dan memutus layanan penting, termasuk air bersih," ujarnya, menegaskan.

Selain itu, lanjut Lahbib, keluarga terjebak di antara perbatasan yang bergerak tanpa peringatan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

14 jam lalu

Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas

2 hari lalu

Kejam! Israel Akan Kelilingi Penjara Tahanan Palestina dengan Banyak Buaya

2 hari lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal