Ukraina Terus Memohon ke AS Diberi Rudal ATACMS, Janji Tak Dipakai buat Serang Wilayah Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Amerika Serikat dan Korea Selatan menggunakan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) dan Rudal Hyunmoo II Korea Selatan, dalam latihan militer di Korea Selatan, 5 Juli 2017. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.idUkraina terus memohon ke AS agar diberi Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS). Kiev pun berjanji tidak akan mengerahkan rudal jarak jauh itu untuk menyerang lokasi yang dianggap sebagai wilayah Rusia

Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Oleksiy Danilov mengatakan, jika negaranya memperoleh ATACMS, rudal tersebut hanya akan digunakan Kiev untuk mempertahankan wilayah Ukraina.

“Kami benar-benar ingin menerimanya. Kami tidak akan menggunakannya di wilayah Rusia, kami memiliki perjanjian mengenai hal ini dengan mitra-mitra kami,” kata Danilov kepada surat kabar Spanyol ABC, Selasa (26/9/2023).

Pada Senin (25/9/2023), Koordinator Komunikasi Strategis Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby mengatakan, Gedung Putih saat ini belum membuat pengumuman tentang pengiriman ATACMS ke Kiev.

Namun, pekan lalu, media melaporkan bahwa Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa Amerika Serikat akan mengirim sejumlah kecil ATACMS ke Ukraina.

Negara-negara sekutu Barat mulai memasok Kiev dengan berbagai senjata dan amunisi, tak lama setelah Rusia melancarkan operasi militernya di Ukraina pada Februari 2022. Kremlin telah berulang kali memperingatkan Barat agar menghentikan tindakan tersebut, supaya tidak terjadi eskalasi lebih lanjut yang mengarah pada keterlibatan langsung NATO dalam konflik Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal